Ikuti Jejak Sufi Menghidupkan Agama

Tanya:

Sejauh mana sih hubungan antara tashowuf dengan syari’at Islam?

Jawab:

Apabila ada pertanyaan seperti itu berarti ada jarak antara keduanya.

Perlu diketahui bahwa tashowuf ada di dalam al Qur`an. Dan al Qur`an adalah kitab suci Agama Islam, untuk orang Islam dan untuk seluruh manusia. Kata sejauh mana berarti jelas jauh antara tashowuf dengan Islam. Jangankan jauh dekat pun berarti belum nempel. Kalau hanya nempel bisa lepas. Tashowuf dengan Islam seperti kepala dengan badan atau seperti gula dengan manisnya atau seperti garam dengan asinnya.

Syekh Zaruq ra berkata dalam kitab Iqod al Himam hal. 9 yang artinya, “Nilai tashowuf dari Agama Islam itu nilai ruh dari jasad, karena maqom-nya adalah maqom Ihsan yang telah dijelaskan oleh Rosululloh Saw kepada Jibril bahwa hendaknya beribadah kepada Alloh seakan-akan melihat-Nya.

Lebih jelas lagi jika kita melihat syari’at dalam arti luas yang memiliki tiga dimensi yang sama pentingnya, yaitu Islam, Iman dan Ihsan. Hal ini didasarkan pada Hadits Riwayat Muslim dalam Shohih Muslim juz I:

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ أَيضاً قَال: بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَاب شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ حَتَّى جَلَسَ إِلَى النبي صلى الله عليه وسلم فَأَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ أَخْبِرْنِي عَنِ الإِسْلاَم، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: (الإِسْلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدَاً رَسُولُ الله،وَتُقِيْمَ الصَّلاَة، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ،وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ، وَتَحُجَّ البيْتَ إِنِ اِسْتَطَعتَ إِليْهِ سَبِيْلاً قَالَ: صَدَقْتَ. فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِيْمَانِ، قَالَ: أَنْ تُؤْمِنَ بِالله،وَمَلائِكَتِه،وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ،وَالْيَوْمِ الآَخِر،وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ قَالَ: صَدَقْتَ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِحْسَانِ، قَالَ: أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ السَّاعَةِ، قَالَ: مَا الْمَسئُوُلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ قَالَ: فَأَخْبِرْنِيْ عَنْ أَمَارَاتِها، قَالَ: أَنْ تَلِدَ الأَمَةُ رَبَّتَهَا،وَأَنْ تَرى الْحُفَاةَ العُرَاةَ العَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِي البُنْيَانِ ثُمَّ انْطَلَقَ فَلَبِثَ مَلِيَّاً ثُمَّ قَالَ: يَا عُمَرُ أتَدْرِي مَنِ السَّائِلُ؟ قُلْتُ: اللهُ وَرَسُوله أَعْلَمُ، قَالَ: فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ. رواه مسلم

Dari Umar ra juga dia berkata: Ketika kami duduk-duduk disisi Rosululloh Saw suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya.

Hingga kemudian dia duduk dihadapan Nabi Saw lalu menyandarkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rosululloh Saw) dan meletakkan kedua tangannya di atas dua pahanya (Rosululloh Saw) seraya berkata: “Ya Muhammad, beritahu aku tentang Islam!”, maka bersabdalah Rosululloh Saw: “Hendaknya engkau bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Alloh, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Alloh, engkau mendirikan sholat, menunaikan zakat, puasa Romazhon dan melaksanakan haji jika mampu“, kemudian dia berkata: “Anda benar“.

Kami semua heran, dia yang bertanya dia pula yang membenarkan. Kemudian dia bertanya lagi: “Beritahu aku tentang Iman!“. Lalu beliau Saw bersabda: “Hendaknya engkau beriman kepada Alloh, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rosul-rosul-Nya dan hari akhir dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk“, kemudian dia berkata: “Anda benar“.

Kemudian dia berkata lagi: “Beritahu aku tentang Ihsan!“. Lalu beliau Saw bersabda: “Hendaknya engkau beribadah kepada Alloh seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihatmu”.

Kemudian dia berkata: “Beritahu aku tentang hari kiamat”. Beliau Saw bersabda: “Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya“. Dia berkata: “Beritahu aku tentang tanda-tandanya“, beliau bersabda: “Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau melihat seorang bertelanjang kaki dan tak berpakaian, miskin dan penggembala domba, (kemudian) berlomba-lomba meninggikan bangunannya“, kemudian orang itu berlalu dan aku berdiam.

Kemudian beliau (Rosululloh Saw) bertanya: “Wahai Umar, tahukah engkau siapa yang bertanya?”. Aku berkata: “Alloh dan Rosul-Nya lebih mengetahui“. Beliau bersabda: “Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud) mengajarkan agama kalian“. (H.R. Muslim)

Islam mempunyai 5 rukun; Syahadat, Sholat, Zakat, Puasa Romazhon, dan Haji. Iman, memiliki 6 rukun yang harus diyakini; Alloh, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rosul-rosul-Nya, hari akhir dan taqdir. Ihsan mempunyai 1 rukun; beribadah kepada Alloh seolah-olah kita melihatnya. Apabila kita tidak mampu melihatnya, maka sesungguhnya Alloh melihat kita.

Baca juga Cara merasakan seakan-akan melihat Alloh SWT

– Rukun Islam dibahas dalam kitab-kitab ilmu Fiqh.
– Rukun Iman dibahas dalam kitab-kitab ilmu Aqidah atau ilmu Kalam.
– Rukun Ihsan dibahas dalam kitab-kitab ilmu Tashowuf atau Akhlaq. Salah satu kitab yang membahas ilmu tashowuf adalah Miftah al Shudur, karya Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin ra.

Syariat Islam yang semula sederhana sekali —sebagaimana dialog interaktif antara Jibril dengan Nabi Muhammad Saw— telah berkembang menjadi khazanah ilmu keislaman yang sangat luas bahkan berkembang menjadi berbagai Madzhab untuk ilmu Fiqih; Firqoh untuk ilmu Aqidah; dan Thoriqot untuk ilmu Tashowuf.

Demikian tidaklah sempurna keislaman kita tanpa ilmu tashowuf. Perjalanan keislaman kita dianggap mati karena tidak ada ruhnya. Dengan dasar hadits riwayat Muslim tersebut maka mempelajari ilmu tashowuf hukumnya wajib.

Author: Madrasah Peradaban

Taat ka Hadorot Ilahi nu ngabuktikeun parentah dina agama jeung nagara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s